Rabu, 09 Juni 2010

Indobatt Sapu Bersih Lomba Tembak Unifil


08 Maret 2010, Lebanon -- Nama baik Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di mata dunia internasional merupakan pertaruhan kehormatan yang selalu dikedepankan oleh Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) dalam setiap kejuaraan di jajaran UNIFIL (United Nations Interim Forces in Lebanon).

Hal ini menjadi dorongan semangat bagi prajurit Indobatt dalam mengikuti lomba tembak pistol dan senapan yang diselenggarakan oleh Sector East UNIFIL, komando atas langsung Indobatt selama bertugas di wilayah Lebanon Selatan.

Perlombaan yang berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu (6 hingga 7 Maret 2010), berlangsung di lapangan tembak UNIFIL, Ebel Es Saqi, dengan koordinator lapangan Captain Rivera (Spanyol), salah satu perwira staf Sektor Timur UNIFIL.

Lomba diikuti enam tim berasal dari Batalyon India, Batalyon Indonesia, Kontingen Malaysia Sektor Timur, Batalyon Spanyol, Satgas Polisi Militer Konga XXV-B/UNIFIL serta Angkatan Bersenjata Lebanon.

Masing-masing tim terdiri dari enam orang penembak, baik untuk materi lomba tembak pistol maupun senapan. Bagi Indobatt, susunan tim tembak pistol meliputi Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar, Lettu Inf Tri Wiratno, Serma Achmad Jaya, Serka Sutarto, Pratu Sugiono dan Pratu Runusman. Sementara itu, untuk tim tembak senapan terdiri dari Sertu Poltak Siahaan, Serda Sungkono, Kopda M. Mansur, Kopda Woli Hamsan, Praka Trisnarmanto dan Praka Napolion Tri.

Lomba tembak pistol yang dilaksanakan pada hari Sabtu, berlangsung selama hampir tiga jam dengan menggunakan senjata standar masing-masing negara, serta bermaterikan tembak tepat dan tembak cepat.

Sementara itu, lomba tembak senapan yang berlangsung pada keesokan harinya, menggunakan dua materi yang sama yakni tembak tepat dan tembak cepat.

Dari lomba tembak kedua jenis senjata ringan tersebut, Indobatt mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Seluruh kejuaraan yang dilombakan disapu bersih dengan sempurna oleh para petembak Garuda.


Untuk lomba tembak pistol perorangan, Juara 1, 2 dan 3 masing-masing direbut oleh Pratu Sugiono, Lettu Inf Tri Wiratno dan Letkol Inf Andi Perdana Kahar.

Sementara untuk materi beregu pistol, Indobatt meraih juara 1 dan menyisakan Satgas Polisi Militer Konga XXV-B/UNIFIL di tempat kedua dan Batalyon India di tempat ketiga.

Lomba tembak senapan perorangan, Indobatt berhasil menempatkan Praka Trisnarmanto sebagai juara 1, serta Sertu Poltak Siahaan dan Serda Sungkono masing-masing pada tempat kedua dan ketiga. Sedangkan materi lomba tembak senapan beregu, Indobatt sukses menempatkan dirinya di tempat pertama, dan Batalyon India di tempat kedua serta Kontingen Malaysia di tempat ketiga.

Melalui keberhasilan yang sangat membanggakan ini, Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) telah menorehkan tinta emas nama baik Bangsa Indonesia di mata komuniti internasional sebagai suatu bangsa dan negara yang patut diperhitungkan kualitasnya.


PUSPEN TNI/POS KOTA

Syarikat Perjudian Malaysia No. 1 Dalam Dunia !

genting-highlands

Syarikat Perjudian Malaysia berjaya mengalahkan kelab perjudian terbesar dunia hatta di Las Vegas, USA. Sedarilah tiada satu agama di dunia ini yang menghalalkan judi untuk penganutnya. Hanya penjahat dan penyagak sahaja yang merestuinya. Bilakah akan tersedar? Mungkin sedikit masa lagi, akan kelihatan dua syarikat Malaysia dalam list tersebut, hasil lesen judi bola Piala Dunia. – Ust Hj Zaharuddin Hj Abd Rahman

Top-10 casinos by number of employees

Casino de Genting is just part of the resort that calls itself the “City of Entertainment” and apparently the price for living up to that name is the employment of 13,000 workers.

This striking property features much more than gambling. Located 6,000 feet above sea level, Casino de Genting is home to 29 restaurants as well as a theme park that includes a Ripley’s Believe It or Not! Museum, a wind-turbine sky diving simulator, a hand-gliding roller coaster and a Rain Forest Splash Pool. There is also a Cineplex, bowling alley and a championship golf course on site.

Six hotels with more than 6,000 rooms also make Casino de Genting the casino with the most guest rooms in the world.

As for the gaming experience, the 200,000 square feet of casino space is filled with electronic table games, slots machine as well as table games such as roulette, Pai Gow, Baccarat and blackjack. There’s also the themed outlet called @Latté that offers cutting edge slot machines all while brewing up some of the finest coffee in Asia.

The two mega-casinos that call Connecticut home are the next two properties on our list. Foxwoods currently employs 10,220 people, but that number will swell to close to the 13,000 mark this spring when the MGM Foxwoods opens on May 17.

The first Las Vegas location on the list is Bellagio, the Steve Wynn-creation that is best known for the artificial lake that was built between the building and the Strip. Bellagio is one of four Las Vegas properties to make this list along with the MGM Grand, Mandalay Bay and Caesar’s Palace.

Top-10 largest casinos by number of employees

1.) Casino de Genting (Malaysia) – 13,000
2.) Foxwoods Resort Casino (Connecticut) – 10,220
3.) Mohegan Sun Casino (Connecticut) – 10,000
4.) Bellagio (Las Vegas) – 9,700
5.) MGM Grand (Las Vegas) – 9,000
T-6.) Mandalay Bay (Las Vegas) – 8,000
T-6.) Sands Macao (China) – 8,000
8.) Caesar’s Palace (Las Vegas) – 7,500
9.) Borgata (Atlantic City) – 7,000
10.) Atlantis Resort and Casino (Bahamas) – 6,500

Dasar Mal0n ....judi aja jadi no.1 didunia...,itu slah satu keburukan negaramu....ini jelas bkan prestasi...tapi kebebasan yang seharusnya gak pernah ada.

sungguh prestasi yang memalukan...wkwkwkwkwkwkwkwk.....


Source: Casino City

Menara Tertinggi di dunia Ada di Kemayoran Jakarta

menara tertinggi
Perbandingan dengan menara-menara lainnya di dunia:
1. Jakarta Tower (558m) Jakarta, Indonesia
2. Canadian National Tower (553m) Toronto, Kanada
3. Menara Ostankino (540m) Moskow, Rusia
4. Oriental Pearl Tower (468m) Shanghai, Cina
5. Petronas Tower (452m) Kuala Lumpur, Malingsia



Menara seharga Rp.3 Trilyun ini dijadwalkan akan selesai pembangunannya pada tahun 2012.

Menara Jakarta ini sedang dibangun di atas lahan seluas 5.3 Hektar di daerah Kemayoran, Jakarta
Di lengkapi dengan tempat parkir seluas 144.000 m2, cukup untuk 20,000+ mobil.


5 Konglomerat yang menyediakan dana proyek:
35% = Prajogo Pangestu (PT. Tri Polyta Indonesia)
20% = Abraham Alex Tanuseputra (PT Charana)
15% = Jakob Oetama (Kompas-Gramedia)
15% = Sohat Chairil (PT Pasir Putih)
15% = Harun Sebastian (PT Inti Multijaya)

Developer: Steven Tan Lip Goen (PT. Prasada Japa Pamudja)

Para pekerja yang berani membangun gedung pencakar langit itu memang nyalinya besar-besar.

- nkri-nkri.blogspot -

Sabtu, 05 Juni 2010

TNI-AU Berencana Beli Empat Unit Pesawat Tanpa Awak

UAVPontianak - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufa`at mengungkapkan bahwa Tentara Nasional Indonesia akan membeli empat unit pesawat tanpa awak untuk memperkuat kemampuan pemantauan kawasan perbatasan Indonesia.

“Empat pesawat tanpa awak itu, di antaranya akan ditempatkan di Lanud Suryadarma dan Lanud Supadio mulai tahun 2011,” kata KSAU Imam Sufa`at dalam jumpa pers di Pontianak, Jumat.

Pesawat tanpa awak itu yang pertama di Indonesia, karena hingga kini Indonesia belum mempunyai pesawat jenis tersebut. Pesawat itu nantinya untuk memperkuat pemantauan kawasan perbatasan Indonesia dengan negara tetangga, kata Imam.

Menurut dia, pesawat tanpa awak mempunyai fungsi yang sangat strategis. “Di negara maju, pesawat ini dapat dioperasikan dari jarak jauh,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, dapat dipersenjatai serta dilengkapi dengan peralatan pendeteksi untuk kondisi malam dan siang hari.

Pesawat tersebut bisa dimanfaatkan untuk pemantauan aktivitas ilegal, di antaranya pengawasan penebangan hutan secara liar, pencurian ikan, dan kawasan alur laut kepulauan Indonesia (ALKI).

Misalnya di Papua membutuhkan pesawat tersebut, maka pesawat tanpa awak bisa diangkut menggunakan Hercules beserta peralatannya untuk dibawa kesana.

“Sangat bermanfaat sekali pesawat tanpa awak itu untuk menjaga NKRI,” katanya.

Dalam kesempatan itu, KSAU juga mengatakan, pada tahun 2010 TNI AU juga akan membangun radar militer di Marauke yang diperkirakan mulai operasi Nopember, Saumlaki di Kepulauan Maluku dekat Ambon, Timika dan Kota Singkawang, tahun 2011 mendatang.

Kemudian juga akan ditempatkan radar militer, yakni di Kupang dan Bali, Morotai, kata Imam.


Antara

Kamis, 03 Juni 2010

Dua Jet Tempur Akan Disiagakan di Lanud Tarakan

(Foto: indoflyer)


Komando Operasi TNI AU (Koopsau II) Marsekal Pertama (Marsma) TNI Agus Munandar bersama istri beserta rombongan tiba di Bandara Juata Tarakan, Rabu (2/6/2010) pukul 09.00. Rombongan Koopsau II ini datang dengan menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737.

Kedatangan Agus ini untuk melihat pembangunan Lanud Tarakan. Agus mengatakan, hingga saat ini pembangunan Lanud Tarakan Type C ini masih mencapai 60 persen, sehingga masih tersisa 40 persen lagi.

"Yah mudah-mudahan pembangunan Lanud Tarakan ini segera cepat selesai. Sebab dari tahun 2006 hingga 2010 ini belum juga selesai. Ini dikarenakan pembangunan menggunakan sistem multiyears," ucapnya.

Agus berharap pembangunan Lanud Tarakan, dapat segera dapat selesai, karena Lanud Tarakan ini sngat penting untuk melakukan pengamanan wilayah di daerah perbatasan Indonesia di Kalimantan Timur bagian Utara.

"Tentunnya pengamanan ini harus dilakukan untuk menghindari ancaman fakutal dan potensial yang ada," ucapnya.

Sekadar informasi, Lanud Tarakan, memiliki luas sekitar 160 hektare. Di atas lahan ini akan dibangun 200 rumah untuk anggota prajurit TNI AU. Sedangkan personel yang disiapkan sebanyak 250 anggota.

Tak hanya itu nantinya Nanti di Lanud Tarakan disiagakan dua pesawat masing-masing jenis F-5 dan F-16.

Tribun Kaltim

Lanud Supadio Akan Miliki Skadron Pesawat Tanpa Awak

UAV TNIPontianak - TNI Angkatan Udara akan menambah satu skadron berupa pesawat tanpa awak di Pangkalan Udara Supadio Pontianak untuk memperkuat kemampuan pemantauan termasuk daerah perbatasan di Kalimantan Barat.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufa`at di Pontianak, Rabu malam mengatakan, pesawat tanpa awak mempunyai fungsi yang sangat strategis.

“Di negara maju, pesawat ini dapat dioperasikan dari jarak jauh,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, dapat dipersenjatai serta dilengkapi dengan peralatan pendeteksi untuk kondisi malam dan siang hari.

Ia menambahkan, status Lanud Supadio Pontianak akan ditingkatkan menjadi Kelas A atau Bintang 1. Salah satu syarat minimalnya mempunyai dua skadron.

Saat ini Lanud Supadio menjadi pangkalan Skadron Udara I Elang Khatulistiwa. Pesawat yang digunakan jenis Hawk.

“Kalau ada skadron pesawat tanpa awak, Supadio bisa menjadi pangkalan udara Kelas A,” kata mantan Komandan Lanud Supadio tahun 2000 - 2002 itu.

Pengadaan pesawat tersebut diharapkan terwujud awal tahun depan. Ia melanjutkan, untuk alat utama sistem senjata (Alutsista) pengadaan dilakukan oleh Mabes TNI.

Sementara Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya mengatakan, banyak isu strategis di wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia.

“Seperti pergeseran patok, kegiatan ilegal yang melibatkan warga kedua negara. Misalnya ilegal tambang, perdagangan manusia dan pembalakan liar,” kata Christiandy Sanjaya.


Antara